Nusatara Kaya Akan Segalanya

Semua Usaha Penuh Dengan Resiko dan Tantangan

Barangsiapa ingin mutiara, harus berani terjun di lautan yang dalama.

Berjuan Hingga Akhir

Ketika penindasan menghantui jiwa ini maka lawan.

berjuanglah

Bansa yang baik adalah bangsa yang mampu mengandalkan dirinya sendiri.

pandailah bersyukur

Semua keindahan dan kenikmatan bangsa ini telah kau rasakan.

selalu dalam jiwa

hanya orang-orang yang berhati mulia yang mengenan sejarah.

Selasa, September 25

BISIKAN KALBU UNTUK MALAM INI



.....Kerinduan yang tak terbalas....
Di keheningan malam,, aku menatap langit yang begitu indah, bintang2 bertaburan menghiasi angkasa.
kasih,,, tidakkah kau tau bahwa disaat2 seperti ini aku sangat memerlukan kasih dan sayangmu.... tidakkah engkau tahu bahwa disaat2 seperti ini aku sangat merindukan dirimu,, dimanakah dirimu yang mencintaiku,, dimanakah dirimu yang

menyayangiku,, lalu kemudian mengapa disaat aku merindukanmu kau semakin menjauh dariku,,, bahkan kau tidak pernah lagi mengucapkan kata cinta untuk diriku,, ketahuilah bahwa aku masih menginginkan seperti yang dulu,, kita bersama bercanda,, bercerita,, tertawa ria,, bahkan suka dan duka pun kita lalui bersama..
kasih,,
malam ini aku mencoba menatap gambarmu di kamar ini,, berharap aku bisa melupakan dirimu,, tapi ternyata....aku tak mampu,,, aku tak mampu mengobati kerinduan ini,, slama ini memang aku mencoba tuk melupakan dirimu tapi ternyata aku tak bisa,,,, karena memang perasaan ini sudah,,,,,, sudah sangat mendalam.. slama ini aku tak mau seorang pun menyentuh dan mengganggu dirimu,,
aku tau,, aku menyadari engkau bukan bintang yang bisa menerangi bumi.. tetapi aku yakin,, engkau adalaah kekasihku yang mampu bisa membuat aku bahagia, tertawa, dan menerangi hatiku...
kasih,,,
lalu mengapa engkau tega membuat aku menunggu dan memberikan harapan penuh untukku..
sementara mungkin engkau tidak merasakan seperti apa yang kurasakan ini,,, terkadang aku bertanya pada diriku sendiri,, masih adaka cinta untuk diriku,, ataau mungkin engkau memang sengaja menumbuhkan benih2 cinta dihatiku,, tetapi ternyata,, engkau telah memiliki kasih yang lain..
aku menyadari,, engkau terlalu banyak berubah kepadaku,,
jujurlah kasih....
jujurlah engkau kalau memang engkau masih mencintai dan menyayangiku... tolong,,,,
jangan membuat rindu pada diriku yang tak terbalas..
kasih,,
apakah engkau tidak menyadari bahwa engkau terlalu egois,, mengapa engkau lebih lama menyiksaku.. apakah kau tidak mau melihat aku berjalan tanpa arah dan tujuan menanti cinta dan kasih dariku,, apakah engkau tidak sadar,, bahwa hati ini sunyi tanpa hadirmu di sisiku,, aku merasa bahwa tidak ada lagi cita2 dan cinta yang dulu begitu indah dan mesrah,, lalu sampai kapan aku menunggu,, sampai air mataku kering,, menunggu dan menanti masa yang mungkin tidak akan pasti.
kasih''
kristal2 harapan dan keinginan akan senantiasa terjaga untukmu.. kadang memang aku menyadari bahwa,, aku masih slalu menunggumu dan mencintaimu...
Share:

Kamis, September 13

Kisah cinta berawal dari facebook.



Kisah cinta berawal dari facebook.
Aku mengirimkan sebuah hubungan berpacaran difacebook berabal dari perkenalan lewat grup facebook dimana didalam grup tersebut dari seluruh penjuru indonesia tergabung didalamnya sampai ribuang anggota grup tersebut (IA), dan tanpa aku duga diterima, padahal awalnya aku kira diignore, eee ga taunya dikonfirm, dan sekarang yg mebuat aku bingung adalah status hubungan ini serius apa ga?? Aku tanya ke dia jawabnya serius, tapi ga tau nyatanya. Dan yang bikin aku ragu bukan dia melainkan diriku sendiri, aku ragu dengan hubungan ini, jika aku serius takutnya dia ga serius. Dan jika dia serius aku malah hanya main-main.
Setiap aku bertanya padanya dia selalu jawab “aku serius sayang” . dan yang membuat aku sedikit percaya kepadanya adalah dia mulai memperkenalkan aku bersama dengan keluarganya saudara-saudaranya serta orang tuanya, secara logikan apa shi yang membuat aku ragu akan dirinya.
Beriring berjalannya waktu akupun mulai menyadari bahwa aku sayang sama dirinya aku serius sama dirinya hati inipun mulai yakin akan cinta ini.
kini komunikasi dalam setiap saat tak henti-hentinya kami lakukan mulai dari kemunikasi lewat Facebook, BBM, serta lewat telpon karena hanya itulah yang bisa membuat kami dekat, bukan hanya sama dia aku jalin kemunikasi melaingkan saudara-saudara dia, satu hal yang membuat aku merasa dekat dengan dia karena ada ponakan dia (n\/n)  yang lucu, pinter membuat aku slalu rindu dan ingin bersama dengan mereka malah perasaan ini sekakan aku sering bersama dengan mereka.
Satu hal lagi yang membuat aku yakin akan dirinya dia selalu memberikan aku semangat dan akupun semngat dalam melakoni aktifitas, rasanya seperti hubungan ini sudah ada dalam lingkup perkeluargaan sugguh sangat aneh tapi nyata hubungan ini saling menykinkan di antara kami walapun belum bertemu langsung. Tapi terbetik dalam hatiku yang paling dalam bahwa ini adalah pertanda baik untuk kami pertemuan bukanlah satu-satunya jalan untuk meyakinkan hubungan cinta ini melaikan saling percaya di antara kami dan saling menjaga diri, hati dan perasaan ini saya pikir ini adalah kunci keabadian cinta kami, sebab kekuatan cinta akan mampu mengalahkan segalanya (THE POWER OF LOVE), inilah pondasi kami dalam menjalani hubungan ini yang Insya Allah akan di ridohi dan akan menjadi kenyataan dalam hidup.
Setiap aku bbman dan facebookan juga bersama dia selalu ngomongin masa depan, tentang anaklah, yang ini lah yang itulah macem-macem deh, kata seseorang jika kamu ragu maka jangan lakukan hal itu, jika kamu percaya maka teruskanlah apa yang ada disana. Mungkin sekarang aku hanya ingin menguatkan hatiku untuk berusaha percaya kepadanya. Dan tetap melanjutkan hubungan ini, seperti pribahasa biarlah berlalu seperti mengalirnya air.
                                                                                                 By: NK

Share:

Selasa, September 4

Mario Teguh

Engkau yang semalam bertanya-tanya,
akan berapa lama lagi-kah kehidupan ini
berlangsung tanpa perubahan yang berarti,
sini … duduklah dekat denganku
di pagi yang penuh kemungkinan ini,
dan dengarlah …

Jika engkau ingin memperbaiki kehidupanmu,
engkau harus memperbaiki yang kau lakukan.

Karena,

Yang kau lakukan menentukan yang kau hasilkan,
dan yang kemudian menentukan nilai dan hargamu bagi orang lain.

Jika orang lain menghargaimu,
engkau akan diperlakukan dengan lebih ramah,
penuh hormat, didahulukan, dikedepankan, dan dibayar mahal.

Itu semua karena yang kau lakukan.

Tapi, masalahnya -
engkau tidak mungkin memperbaiki yang kau lakukan,
tanpa memperbarui sikapmu.

Dan itu menjadi masalah yang semakin besar,
jika engkau kukuh mempertahankan sikap-sikap lama-mu
yang terbukti selama ini belum menjadikanmu damai,
sejahtera, dan terhormat.

Maka,

Barukanlah sikapmu,
agar baru kualitas dari yang kau lakukan,
agar baru tingkat hasilmu,
agar kehidupanmu dibarukan dengan kedamaian,
kesejahteraan, dan kehormatan.

Aamiin

--------------------------

Sertakanlah ‘Aamiin’ dari Anda, dan juga tuliskanlah doa yang khusus bagi keadaan Anda, agar kami semua bisa turut meng-aamiin-kannya.

Semoga cinta dan rezeki Anda hari ini mekar dan berkembang menjadi kehidupan yang utuh, sejahtera, dan berbahagia sampai masa tua yang sehat dan damai.

Share:

Jumat, Agustus 24

BANTAENG ½ KILO METER


Nia seere paarappungang
tampa pa,reja rejannta sarro nip au pau susamini kaluppai ….
eremmerasa arena nilaklangi lompo battang
jeene ciinonna antu assolong mannyaleori
jeene ciinonna antu assolong mannyaleori
ref:
Ribirinna lamalaka tamparanna pajukukang attunu tunu juku rikaluppai susayya
Riloka maki accini lame lame nakoluna
Panggissengang lompona jala rambanna bantaeng,,,,,,,,
Sikali le,ba nicini kuntungmi nipinruangi butta kalabiranna
butta toa ri bantaeng butta kalabiranna butta toa ri bantaeng,#kembali ke reff 1kali
by Udin pansel .butta toa bantaeng

Lagu ini adalah lagu yang membosankan bagiku karna terlalu sering aku dengar sakin seringnya lagu ini sudah aku hapal mati .lagu ini menceritakan sosok pemudah yang bercerita keindahan dan panorama indah di sebuah tana tua yaitu kab bantaeng , di dalamnya terdapat tempat rekreasi sering di bicarakan terlalu indah dikenang dan sangat susah untuk dilupankan ,namanya eremmerasa di bawah kaki bukit gunung lompobattang satu tempat wisata alam permandian airnya jernih kondisinya nyaman sejuk bila anda berada disana. Disekitar pesisir mulai dari lamalaka trbentang luas laut paj,jukukang adalah aderah strategis apabila membakar bakar ikan maka segara beban pikiran , dan di dearah loka anda akan melihat sayur mayur berupa kentang kolu dan banyak lagi , sedangkan ilmu pamungkasnya adalah jala rambanna bantaeng .yaitu mantra yang memiliki 40 lebih fungsi tapi sebagian rang mengetahui manrta pamungkas kab bantaeng denga tujuan pemikat hati yang sering di gunakan seorang pria kepada seorang gadis. mantra ini di gunakan bila dalam keadaan terpaksa ketika dalam kondisi di hina ,di caci maki dipandang sebelah mata tak punya reputasi,orang bisa jatu cinta meski tak ada kesepakatan sebelumnya meski tak ada kata cinta tak perlu butuh waktu yanglama agar cintadatang terbiasa ketika mantra tla terucap si dia akan mencintimu selamanya dalam waktu yang sama akan membangkitkan gelora seiringan hasrat birahi memecah sukma ( bahasa gaulnya terkelepak kelepak)
Supaya agag jelas Sedikit kuperkenalkan daerah asalku tanah kelahiranku tanah dimana aku tumbuh menjadi dewasa ,derahku yang tidak bisa kulupa walaupun kemanapun aku pergi bantaeng selalu di hatiku untuk selamanya; seperti seuntai lagu lama yang berbunyi bantaeng kupariati tulisarro ku urangi .bantaeng kusimpan dalam hati selalu kuingat .
Karna aku juga petualang Dimanapunaku pergi sampai melintasi pulau jawa identitasku ku bawa bawa aku putra asli BANTAENG ,
bantaeng adalah sala satu daerah sebelah selatan di propinsi Sulawesi selatan tanahnya subur hampir semua tanaman bisa tumbuh dan berbuah diasana. .secara geografis bantaeng terletak sekitar 120 km dari ibu kota provenensi Sulawesi selatan yaitu Makassar tempat dimana dimana aku menuntut ilmu di perguruan tinggi karna bagaimanapun pendidikan dapat merubah tatanan social .5 drajat lintang selatang dan 119 drajat bujur timur sangatlah jauh memakan waktu sekitar 3 jam lebih jika berkendara dari bantaeng ke makassar .di sepanjang perjalan di kab bantaeng terlihat pasti anda akan melihat hamaparan sawah sala satu bukti bahwa bataeng sebahagian penduduknya berfrofesi sebagai petani di sawah
Dan apabila anda melirik kepantai anda akan melihat rumput laut masarakat yang tinggal di daerah pesisir berfrofesi sebagai petani rumput laut ,sedangkan yang di daerah pegunungan juga berfrofesi sama petani tapi petani kopi ,langsat .durian.rambutan kakau ,cangkeh.apel. stroberi dll .jadi masyarakat kab bantaeng segian besar hidup dari bertani karna memiliki alam 3 alam dimensi bukit pegunungan .lembah dataran. dan pesisir. kab bantaeng di sebelah utara tepatnya di bagian pegunungan berbatasan dengan kab gowa dan kab bulukkumba sebelah selatannya berbatasan dengan laut plores dan di sebelah timur kab bulukkumba dan di barat kab jeneponto di timur berbatsan dengan laut plores secara pemerintahan kab bantaeng terdiri dari 8 kecamatan 21 kelurahan dan 46 desa .silahkan datang ke kab bantaeng karna di sini juga banyak tempat wisata alam dan budaya; sala satu nya Balla lompoa atau rumah yang besar Balla lompoa jumlahnya ada dua buah balla lompoa bertempat di letta dan balla toayya di lantebung . balla lompoa berada di sekitar jalan poros bulukkumba sedangkan balla toayya di lantebung berada sekitar 700 meter dari balla ompoa letta di dalamnya berisi benda benda kerajaan merupakan saksi bisu .bukti sejarah bahwa bantaeng pernah di pimpin oleh seorang raja.tapi meskipun bantaeng pernah di pimpin oleh seorang raja tapi untuk konteks saat ini gaya kepemimpinan system kerajaan atau karaeng sudah tidak konteks dengan saman sekarang saman demogratis karna di anggap gayakepemimpinan system karaeng itu otoriter .
Disaat aku belum terbiasa pulang kampung pada awalnya jarak Makassar bantaeng memang terasa cukup jauh sesuai dengan jumlahnya 120 kilo badanku terasa pegal bila mengendarai motor apalagi di saat melewati jalan di kab jeneponto yang jalannya masih ada yang belum di perbaiki dan berlubang kalau kurang hati hati dapat mengakibatkan kecelakaan , tapi tak ada pilihan lain kecuali motor selain sebagai bentuk penghematan karnabisa menghabiskan nggaran seperdua bayaran di banding naik angkutan kota apalagi kalau ada teman yang secara kebetulan bermitat ikut pulang kampung selain bisa jadi pemeran pengganti jadi pengendara teman juga bisa menambah hemat anggaran dan bahkan gratis ,motor juga bisa menembus kemacetan . juga bisa di pake singgah istirahat dimanapun tempatnya,di tabah lagi dari dulu kepalaku terkadang pusing apabila naik mobil menurut teman temanku katanya saya tidak cocok jadi orang kaya karna kepalaku pusing naik kalau naik mobil ,jawabanku betul itu ..tapi bukan itu ,
.setelah memasuki pintu gerbang kab bantaeng aku harus menempuh lagi perjalanan sepanjang 12 kilo untuk sampai di kampung halaman selalu saja ada hasrat dalam diri untuk menambah laju kecepatan motor agar segera sampai kerumah. 12 kilo sangat jauh bagiku karna menunggu kapan sampainya di banding melewati kab jeneponto yang tak tarasa karna tidak di tunggu ,jadi waktu itu terasa lama jarak terasa jauh jika ditunggu.
bedah dengan dengan anak mudah yang pulang kampung berboncengan dengan kekasi hatinya jarak 120 tak berarti lagi dan waktu 3jam di rasa tidak cukup baginya debuh dan polusi terasa seperti coklat bengbeng apalagi melewati jalan rusak dan berbatu terasa indah dan sangat nyaman bila menggunakan remdepan dengan sadel motor yang pernah di kasi kitt,
Semenjak cinta sudah merasuki sukma jarak ruang dan waktu tak ada artinya cinta dunia advokasi dan perkaderan karna sudah merasakan ikmatnya berlembaga saya terkadang pulang pergi setiap minggu dan bahkan perna beberapa kali pulang pergi dalam waktu satu hari saja dengan mengendarai motor yang kuberi nama sapuanging .nama sapu anging itu aku ambil dari ilmu kanuragan yang di pake oleh patih gajah mada untuk pergi kemana mana.begitu pulah potensi fungsi si kuda besi (motor) bisa di gunakan kemana pun aku pergi selama tidak menyebrang pulau, dan kini jarak pintu gerbang bantaeng dan rumahku sudah bukan lagi 12 kilo sekarngang anggap ½ kilo meter sungguh tidak terasa karna jalananya sudah bagus orang terkadang sudah bisa tertidur diatas mobil setelah memasuki kab bantaeng alasan kedua mungkin karna pengaruh kebiasaan pulang kampung dan pulang kampus demi mengemban satu amanah di lembaga dan di akademik sehinggah jarak semakin tak berarti tampa persiapan yang matang kini aku leluasa menjalani hari hari dengan mengendarai sapu anging dari Makassar untuk bantaeng sangatlah beda dengan yang dulu di saat masi belum berKOSKAR terkadang saya pulang kampong setahun sekali itu pun kalau bulan puasa atau ada momentum penting misalnya ada keluarga atau sahabat yang meninggal atau ada yang menikah barulah pulang ke bantaeng dan paling waktunya pun lama sekitar 3 hari karna aku terkadang pusing setelah sampai di sana kurang teman yang seidelogi yang ada hanya teman oposisi dan tidak ada forum forum diskusi yang bisa membuatku betah tapi sekarang sudah ada di koskar forum diskusinya ada di mana mana ada di butta ilmu ,atau disekret koskar itu sendiri atau dimana saja di rumah di mesjit asalkanjumlahnya lebih dari 2 orng diskusipun berlansung , teman temanku non koskar bahkan hampir setiap malam menguhubungi ketika mereka tau bahwa aku ada di bantaeng kami sering diskusi sampai pagi di sala satu simpul yang di beri nama meja bundar yang ada di depan rumahku .meja bundar yang ada di depan rumahku bukanlah meja bundar yang seperti di gedung MPR.RI tapi teman temanku sendiri yang member nama karna bentuknya bundar walaupun sebenarnya itu adalah bekas sumur yang di timuni semen lalu di desain menyerupai meja dan bentuknya bundar maka jadilah meja budar .di sana kami sering diskusi mulai dari kondisi global sampai kelokal;mulai dari perselingkuhan ideology kapitalisme vs komunisme yang melahirkan anak haram yang bernama poskoneliberalisme sampai pada diskusi tentang krisdayanti meninggalkan anang dikusinya selalu saja di selingi dengan hal yang kurang serius karana menurutku menjalani hidup takselamanya harus demikian ,dengan menghabiskan beberapa bungkus rokok dan beberapa gelas kopi yang pasti kopi asli bantaeng diskusi bisa di lanjutkan sampai pagi keesokan harinya kami tidur samapai duhur sungguh gaya hidup yang tidak nomal kalau keseringan .sekarang aku sudah punya banyak teman Terbukti Setelah masuk d pintu gerbang apabila aku segera membuka kaca helm pasti ada saja yang menyapa samapi di gerng bataeng terasa samapi dirumah sendiri

Sekararang bantaeng kini bersih ,aman .kata orang sudah mau keluar di dalam keterpurukan kondisi ekonomi setelah melihat sumberdaya alam ,dan menurt saya kalau begitu sudah pantas memang menerapkan system otonomi daerah(OTODA) . di tambah satu lagi selain kaya akan sumberdaya alam tapi sumberdaya manusianya juga tidak ketingalan dengan daerah lain pokoknya bantaeng best of the best tapi sayangnya pemerintah kab bantaeng sepertinya kurang memperhatikan generasi penerus sebagai tonggag estafet generasi yang sudah tua mereka hanya bisa mebangun ifrakstrutur mempercantik kabupaten bukan mebangun generasi maksimal membangun generasi menuju masarakat literasi secara otomatis perubahan social akan terwujut sunguh sesuatu yang mustahil kalau cuman membangun perusaahaan di mana mana lalu pemikiran belum terbagun realitas yang terjadi tenaga ahli yang terpakai di produksi dari luar sedangkan beberapa orang bantaeng menjadi tukang sapu atau babu di negri sendiri sebenarnya bantaeng di bangun untuk siapa ? pasti mereka takut kalau generasi bantaeng semuanya kritis padahal banyak yang perlu di kritisi contoh lihat sendiri kapung bakara pabrik ikan kaleng sudah mulai menjadi museum .pabrik talas talas bohong bohongan sudah jadi cerita dongeng sebelum tidur .di tambah lagi phenomena alam yang terjadi di cekdam balang sikuyu yang bocor beralih pungsi jadi kolam ikan nila masih banyak lagi kejadian yang menarik untuk di ketahui dan di advokasi .membuat jarak 120 dan 12 jadi ½ KILO METER
jarak bantaeng sudah tidak berarti lagi sering seringlah kebantaeng karna jaraknya sudah dekat
WASSALAM
BANTAENG ½ KILO METER Nia seere paarappungang tampa pa,reja rejannta sarro nip au pau susamini kaluppai …. eremmerasa arena nilaklangi lompo battang jeene ciinonna antu assolong mannyaleori jeene ciinonna antu assolong mannyaleori ref: Ribirinna lamalaka tamparanna pajukukang attunu tunu juku rikaluppai susayya Riloka maki accini lame lame nakoluna Panggissengang lompona jala rambanna bantaeng,,,,,,,, Sikali le,ba nicini kuntungmi nipinruangi butta kalabiranna butta toa ri bantaeng butta kalabiranna butta toa ri bantaeng,#kembali ke reff 1kali by Udin pansel .butta toa bantaeng Lagu ini adalah lagu yang membosankan bagiku karna terlalu sering aku dengar sakin seringnya lagu ini sudah aku hapal mati .lagu ini menceritakan sosok pemudah yang bercerita keindahan dan panorama indah di sebuah tana tua yaitu kab bantaeng , di dalamnya terdapat tempat rekreasi sering di bicarakan terlalu indah dikenang dan sangat susah untuk dilupankan ,namanya eremmerasa di bawah kaki bukit gunung lompobattang satu tempat wisata alam permandian airnya jernih kondisinya nyaman sejuk bila anda berada disana. Disekitar pesisir mulai dari lamalaka trbentang luas laut paj,jukukang adalah aderah strategis apabila membakar bakar ikan maka segara beban pikiran , dan di dearah loka anda akan melihat sayur mayur berupa kentang kolu dan banyak lagi , sedangkan ilmu pamungkasnya adalah jala rambanna bantaeng .yaitu mantra yang memiliki 40 lebih fungsi tapi sebagian rang mengetahui manrta pamungkas kab bantaeng denga tujuan pemikat hati yang sering di gunakan seorang pria kepada seorang gadis. mantra ini di gunakan bila dalam keadaan terpaksa ketika dalam kondisi di hina ,di caci maki dipandang sebelah mata tak punya reputasi,orang bisa jatu cinta meski tak ada kesepakatan sebelumnya meski tak ada kata cinta tak perlu butuh waktu yanglama agar cintadatang terbiasa ketika mantra tla terucap si dia akan mencintimu selamanya dalam waktu yang sama akan membangkitkan gelora seiringan hasrat birahi memecah sukma ( bahasa gaulnya terkelepak kelepak) Supaya agag jelas Sedikit kuperkenalkan daerah asalku tanah kelahiranku tanah dimana aku tumbuh menjadi dewasa ,derahku yang tidak bisa kulupa walaupun kemanapun aku pergi bantaeng selalu di hatiku untuk selamanya; seperti seuntai lagu lama yang berbunyi bantaeng kupariati tulisarro ku urangi .bantaeng kusimpan dalam hati selalu kuingat . Karna aku juga petualang Dimanapunaku pergi sampai melintasi pulau jawa identitasku ku bawa bawa aku putra asli BANTAENG , bantaeng adalah sala satu daerah sebelah selatan di propinsi Sulawesi selatan tanahnya subur hampir semua tanaman bisa tumbuh dan berbuah diasana. .secara geografis bantaeng terletak sekitar 120 km dari ibu kota provenensi Sulawesi selatan yaitu Makassar tempat dimana dimana aku menuntut ilmu di perguruan tinggi karna bagaimanapun pendidikan dapat merubah tatanan social .5 drajat lintang selatang dan 119 drajat bujur timur sangatlah jauh memakan waktu sekitar 3 jam lebih jika berkendara dari bantaeng ke makassar .di sepanjang perjalan di kab bantaeng terlihat pasti anda akan melihat hamaparan sawah sala satu bukti bahwa bataeng sebahagian penduduknya berfrofesi sebagai petani di sawah Dan apabila anda melirik kepantai anda akan melihat rumput laut masarakat yang tinggal di daerah pesisir berfrofesi sebagai petani rumput laut ,sedangkan yang di daerah pegunungan juga berfrofesi sama petani tapi petani kopi ,langsat .durian.rambutan kakau ,cangkeh.apel. stroberi dll .jadi masyarakat kab bantaeng segian besar hidup dari bertani karna memiliki alam 3 alam dimensi bukit pegunungan .lembah dataran. dan pesisir. kab bantaeng di sebelah utara tepatnya di bagian pegunungan berbatasan dengan kab gowa dan kab bulukkumba sebelah selatannya berbatasan dengan laut plores dan di sebelah timur kab bulukkumba dan di barat kab jeneponto di timur berbatsan dengan laut plores secara pemerintahan kab bantaeng terdiri dari 8 kecamatan 21 kelurahan dan 46 desa .silahkan datang ke kab bantaeng karna di sini juga banyak tempat wisata alam dan budaya; sala satu nya Balla lompoa atau rumah yang besar Balla lompoa jumlahnya ada dua buah balla lompoa bertempat di letta dan balla toayya di lantebung . balla lompoa berada di sekitar jalan poros bulukkumba sedangkan balla toayya di lantebung berada sekitar 700 meter dari balla ompoa letta di dalamnya berisi benda benda kerajaan merupakan saksi bisu .bukti sejarah bahwa bantaeng pernah di pimpin oleh seorang raja.tapi meskipun bantaeng pernah di pimpin oleh seorang raja tapi untuk konteks saat ini gaya kepemimpinan system kerajaan atau karaeng sudah tidak konteks dengan saman sekarang saman demogratis karna di anggap gayakepemimpinan system karaeng itu otoriter . Disaat aku belum terbiasa pulang kampung pada awalnya jarak Makassar bantaeng memang terasa cukup jauh sesuai dengan jumlahnya 120 kilo badanku terasa pegal bila mengendarai motor apalagi di saat melewati jalan di kab jeneponto yang jalannya masih ada yang belum di perbaiki dan berlubang kalau kurang hati hati dapat mengakibatkan kecelakaan , tapi tak ada pilihan lain kecuali motor selain sebagai bentuk penghematan karnabisa menghabiskan nggaran seperdua bayaran di banding naik angkutan kota apalagi kalau ada teman yang secara kebetulan bermitat ikut pulang kampung selain bisa jadi pemeran pengganti jadi pengendara teman juga bisa menambah hemat anggaran dan bahkan gratis ,motor juga bisa menembus kemacetan . juga bisa di pake singgah istirahat dimanapun tempatnya,di tabah lagi dari dulu kepalaku terkadang pusing apabila naik mobil menurut teman temanku katanya saya tidak cocok jadi orang kaya karna kepalaku pusing naik kalau naik mobil ,jawabanku betul itu ..tapi bukan itu , .setelah memasuki pintu gerbang kab bantaeng aku harus menempuh lagi perjalanan sepanjang 12 kilo untuk sampai di kampung halaman selalu saja ada hasrat dalam diri untuk menambah laju kecepatan motor agar segera sampai kerumah. 12 kilo sangat jauh bagiku karna menunggu kapan sampainya di banding melewati kab jeneponto yang tak tarasa karna tidak di tunggu ,jadi waktu itu terasa lama jarak terasa jauh jika ditunggu. bedah dengan dengan anak mudah yang pulang kampung berboncengan dengan kekasi hatinya jarak 120 tak berarti lagi dan waktu 3jam di rasa tidak cukup baginya debuh dan polusi terasa seperti coklat bengbeng apalagi melewati jalan rusak dan berbatu terasa indah dan sangat nyaman bila menggunakan remdepan dengan sadel motor yang pernah di kasi kitt, Semenjak cinta sudah merasuki sukma jarak ruang dan waktu tak ada artinya cinta dunia advokasi dan perkaderan karna sudah merasakan ikmatnya berlembaga saya terkadang pulang pergi setiap minggu dan bahkan perna beberapa kali pulang pergi dalam waktu satu hari saja dengan mengendarai motor yang kuberi nama sapuanging .nama sapu anging itu aku ambil dari ilmu kanuragan yang di pake oleh patih gajah mada untuk pergi kemana mana.begitu pulah potensi fungsi si kuda besi (motor) bisa di gunakan kemana pun aku pergi selama tidak menyebrang pulau, dan kini jarak pintu gerbang bantaeng dan rumahku sudah bukan lagi 12 kilo sekarngang anggap ½ kilo meter sungguh tidak terasa karna jalananya sudah bagus orang terkadang sudah bisa tertidur diatas mobil setelah memasuki kab bantaeng alasan kedua mungkin karna pengaruh kebiasaan pulang kampung dan pulang kampus demi mengemban satu amanah di lembaga dan di akademik sehinggah jarak semakin tak berarti tampa persiapan yang matang kini aku leluasa menjalani hari hari dengan mengendarai sapu anging dari Makassar untuk bantaeng sangatlah beda dengan yang dulu di saat masi belum berKOSKAR terkadang saya pulang kampong setahun sekali itu pun kalau bulan puasa atau ada momentum penting misalnya ada keluarga atau sahabat yang meninggal atau ada yang menikah barulah pulang ke bantaeng dan paling waktunya pun lama sekitar 3 hari karna aku terkadang pusing setelah sampai di sana kurang teman yang seidelogi yang ada hanya teman oposisi dan tidak ada forum forum diskusi yang bisa membuatku betah tapi sekarang sudah ada di koskar forum diskusinya ada di mana mana ada di butta ilmu ,atau disekret koskar itu sendiri atau dimana saja di rumah di mesjit asalkanjumlahnya lebih dari 2 orng diskusipun berlansung , teman temanku non koskar bahkan hampir setiap malam menguhubungi ketika mereka tau bahwa aku ada di bantaeng kami sering diskusi sampai pagi di sala satu simpul yang di beri nama meja bundar yang ada di depan rumahku .meja bundar yang ada di depan rumahku bukanlah meja bundar yang seperti di gedung MPR.RI tapi teman temanku sendiri yang member nama karna bentuknya bundar walaupun sebenarnya itu adalah bekas sumur yang di timuni semen lalu di desain menyerupai meja dan bentuknya bundar maka jadilah meja budar .di sana kami sering diskusi mulai dari kondisi global sampai kelokal;mulai dari perselingkuhan ideology kapitalisme vs komunisme yang melahirkan anak haram yang bernama poskoneliberalisme sampai pada diskusi tentang krisdayanti meninggalkan anang dikusinya selalu saja di selingi dengan hal yang kurang serius karana menurutku menjalani hidup takselamanya harus demikian ,dengan menghabiskan beberapa bungkus rokok dan beberapa gelas kopi yang pasti kopi asli bantaeng diskusi bisa di lanjutkan sampai pagi keesokan harinya kami tidur samapai duhur sungguh gaya hidup yang tidak nomal kalau keseringan .sekarang aku sudah punya banyak teman Terbukti Setelah masuk d pintu gerbang apabila aku segera membuka kaca helm pasti ada saja yang menyapa samapi di gerng bataeng terasa samapi dirumah sendiri Sekararang bantaeng kini bersih ,aman .kata orang sudah mau keluar di dalam keterpurukan kondisi ekonomi setelah melihat sumberdaya alam ,dan menurt saya kalau begitu sudah pantas memang menerapkan system otonomi daerah(OTODA) . di tambah satu lagi selain kaya akan sumberdaya alam tapi sumberdaya manusianya juga tidak ketingalan dengan daerah lain pokoknya bantaeng best of the best tapi sayangnya pemerintah kab bantaeng sepertinya kurang memperhatikan generasi penerus sebagai tonggag estafet generasi yang sudah tua mereka hanya bisa mebangun ifrakstrutur mempercantik kabupaten bukan mebangun generasi maksimal membangun generasi menuju masarakat literasi secara otomatis perubahan social akan terwujut sunguh sesuatu yang mustahil kalau cuman membangun perusaahaan di mana mana lalu pemikiran belum terbagun realitas yang terjadi tenaga ahli yang terpakai di produksi dari luar sedangkan beberapa orang bantaeng menjadi tukang sapu atau babu di negri sendiri sebenarnya bantaeng di bangun untuk siapa ? pasti mereka takut kalau generasi bantaeng semuanya kritis padahal banyak yang perlu di kritisi contoh lihat sendiri kapung bakara pabrik ikan kaleng sudah mulai menjadi museum .pabrik talas talas bohong bohongan sudah jadi cerita dongeng sebelum tidur .di tambah lagi phenomena alam yang terjadi di cekdam balang sikuyu yang bocor beralih pungsi jadi kolam ikan nila masih banyak lagi kejadian yang menarik untuk di ketahui dan di advokasi .membuat jarak 120 dan 12 jadi ½ KILO METER jarak bantaeng sudah tidak berarti lagi sering seringlah kebantaeng karna jaraknya sudah dekat WASSALAM
Share:

Sabtu, Desember 3

SEJARAH BATAENG YANG TERLUPAKAN

Komunitas Onto memiliki sejarah tersendiri yang menjadi cikal bakal Bantaeng. Menurut Karaeng Imran Masualle salah satu generasi penerus dari kerajaan Bantaeng, dulunya daerah Bantaeng ini masih berupa lautan. Hanya beberapa tempat tertentu saja yang berupa daratan yaitu daerah Onto dan beberapa daerah di sekitarnya yaitu Sinoa, Bisampole, Gantarang keke, Mamapang, Katapang dan Lawi-Lawi. Masing-masing daerah ini memiliki pemimpin sendiri-sendiri yang disebut dengan Kare’. Suatu ketika para Kare yang semuanya ada tujuh orang tersebut, bermufakat untuk mengangkat satu orang yang akan memimpin mereka semua.
Sebelum itu mereka sepakat untuk melakukan pertapaan lebih dulu, untuk meminta petunjuk kepada Dewata (Yang Maha Kuasa) siapa kira-kira yang tepat menjadi pemimpin mereka. Lokasi pertapaan yang dipilih adalah daerah Onto. Ketujuh Kare itu kemudian bersamadi di tempat itu. Tempat-tempat samadi itu sekarang disimbolkan dengan Balla Tujua (tujuh rumah kecil yang beratap, berdidinding dan bertiang bambu). Pada saat mereka bersemadi, turunlah cahaya ke Kare Bisampole (Pimpinan daerah Bisampole) dan terdengar suara :”Apangaseng antu Nuboya Nakadinging-dinginganna” (Apa yang engkau cari dalam cuaca dingin seperti ini). Lalu Kare Bisampole menjelaskan maksud kedatangannya untuk mencari orang yang tepat memimpin mereka semua, agar tidak lagi terpisah-pisah seperti sekarang ini. Lalu kembali terdengar suara: “Ammuko mangemako rimamampang ribuangayya Risalu Cinranayya (Besok datanglah kesatu tempat permandian yang terbuat dari bamboo).
Keesokan harinya mereka mencari tempat yang dimaksud di daerah Onto. Di tempat itu mereka menemukan seorang laki-laki sedang mandi. “Inilah kemudian yang disebut dengan To Manurunga ri Onto,” jelas Karaeng Burhanuddin salah seorang dari generasi kerajaan Bantaeng. Lalu ketujuh Kare menyampaikan tujuannya untuk mencari pemimpin, sekaligus meminta Tomanurung untuk memimpin mereka. Tomanurung menyatakan kesediaannya, tapi dengan syarat. “Eroja nuangka anjari Karaeng, tapi nakkepa anging kau leko kayu, nakke je’ne massolong ikau sampara mamanyu” (saya mau diangkat menjadi raja pemimpin kalian tapi saya ibarat angin dan kalian adalah ibarat daun, saya air yang mengalir dan kalian adalah kayu yang hanyut),” kata Tomanurung.
Ketujuh Kare yang diwakili oleh Kare Bisampole pun menyahut; “Kutarimai Pakpalanu tapi kualleko pammajiki tangkualleko pakkodii, Kualleko tambara tangkualleko racung.” (Saya terima permintaanmu tapi kau hanya kuangkat jadi raja untuk mendatangkan kebaikan dan bukan untuk keburukan, juga engkau kuangkat jadi raja untuk jadi obat dan bukannya racun). Maka jadilah Tomanurung ri Onto ini sebagai raja bagi mereka semua. Pada saat ia memandang ke segala penjuru maka daerah yang tadinya laut berubah menjadi daratan. Tomanurung ini sendiri lalu mengawini gadis Onto yang dijuluki Dampang Onto (Gadis jelitanya Onto)
Setelah itu mereka pun berangkat ke arah yang sekarang disebut gamacayya. Di satu tempat mereka bernaung di bawah pohon lalu bertanyalah Tomanurung pohon apa ini, dijawab oleh Kare Bisampole: Pohon Taeng sambil memandang kearah enam kare yang lain. Serentak kenam kare yang lain menyatakan Ba’ (tanda membenarkan dalam bahasa setempat). Dari sinilah kemudian muncul kata Bantaeng dari dua kata tadi yaitu Ba’ dan Taeng jelas Karaeng Imran Masualle.
Konon karena daerah Onto ini menjadi daerah sakral dan perlindungan bagi keturunan raja Bnataeng bila mendapat masaalah yang besar, maka bagi anak keturunan kerajaan tidak boleh sembarangan memasuki daerah ini, kecuali diserang musuh atau dipakaikan dulu tanduk dari emas. Namun kini hal itu hanya cerita. Karena menurut Karaeng Burhanuddin semua itu telah berubah akibat kebijakan Pemda yang telah melakukan tata ruang terhadap daerah ini. Kini Kesakralan daerah itu hanya tinggal kenangan. 
Tanggal 7 (tujuh) menunjukkan simbol Balla Tujua di Onto dan Tau Tujua yang memerintah dimasa lalu, yaitu: Kare Onto, Bissampole, Sinowa, Gantarangkeke, Mamampang, Mamampang, Katapang dan Lawi-Lawi.
Selain itu, sejarah menunjukkan, bahwa pada tanggal 7 Juli 1667 terjadi perang Makassar, dimana tentara Belanda mendarat lebih dahulu di Bantaeng sebelum menyerang Gowa karena letaknya yang strategis sebagai bandar pelabuhan dan lumbung pasngan Kerajaan Gowa. Serangan Belanda tersebut gagal, karena ternyata dengan semangat patriotiseme rakyat Bantaeng sebagai bagian Kerajaan Gowa pada waktu itu mengadakan perlawanan besar-besaran.
Bulan 12 (dua belas), menunjukkan sistim Hadat 12 atau semacam DPRD sekarang yang terdiri dari perwakilan rakyat melalui Unsur Jannang (Kepala Kampung) sebagai anggotanya yang secara demokratis mennetapkan kebijaksanaan pemerintahan bersama Karaeng Bantaeng.
Tahun 1254 dalam atlas sejarah Dr. Muhammad Yamin, telah dinyatakan wilayah Bantaeng sudah ada, ketika kerajaan Singosari dibawah pemerintahan Raja Kertanegara memperluas wilayahnya ke daerah timur Nusantara untuk menjalin hubungan niaga pada tahun 1254-1292. Penentuan autentik Peta Singosari ini jelas membuktikan Bantaeng sudah ada dan eksis ketika itu.
Bahkan menurut Prof. Nurudin Syahadat, Bantaeng sudah ada sejak tahun 500 masehi, sehingga dijuluki Butta Toa atau Tanah Tuo (Tanah bersejarah).
Selanjutnya laporan peneliti Amerika Serikat Wayne A. Bougas menyatakan Bantayan adalah Kerajaan Makassar awal tahun 1200-1600, dibuktikan dengan ditemukannya penelitian arkeolog dan para penggali keramik pada bagian penting wilayah Bantaeng yakni berasal dari dinasti Sung (960-1279) dan dari dinasti Yuan (1279-1368).
Dengan demikian, maka sesuai kesepakatan yang telah dicapai oleh para pakar sejarah, sesepuh dan tokoh masyarakat Bantaeng pada tanggal 2-4 Juli 1999. berdasarkan Keputusan Mubes KKB nomor 12/Mubes KKB/VII/1999 tanggal 4 Juli 1999 tentang penetapan Hari Jadi Bantaeng maupun kesepatan anggota DPRD Tingkat II Bantaeng, telah memutuskan bahwa sangat tepat Hari Jadi Bantaeng ditetapkan pada tanggal 7 bulan 12 tahun 1254, sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor: 28 tahun 1999.
Share:

NAMA-NAMA RAJA YANG PERNAH MEMERINTAH DI BANTAENG



1. Bantayan pada awalnya sebagai Kerajaan yakni tahun 1254 - 1293 yang mana diperintah oleh 
    Mula Tau yang bergelar To Toa  yang memimpin Kerajaan Bantaeng yang terdiri dari 7 Kawasan
    yang masing diantaranya dipimpin oleh Karaeng, yaitu Kare Onto, Kare Bissampole, Kare Sinoa, 
    Kare Gantarang Keke, Kare Mamampang, Kare Katampang dan Kare Lawi-Lawi,  yang semua 
    Kare tersebut dikenal dengan nama “Tau Tujua
2. Sesudah Mula Tau, maka Raja kedua yang memerintah yaitu Raja Massaniaga pada tahun 1293.
3. Pada tahun 1293 - 1332 dipimpin oleh To Manurung atau yang bergelar Karaeng Loeya.
4. Tahun 1332 - 1362 dipimpin oleh Massaniaga Maratung. 
5. Tahun 1368 - 1397 dipimpin oleh Maradiya.
6. Tahun 1397 - 1425 dipimpin oleh Massanigaya.
7. Tahun 1425 - 1453 dipimpin oleh I Janggong yang bergelar Karaeng Loeya.
8. Tahun 1453 - 1482 dipimpin oleh Massaniga Karaeng Bangsa Niaga.
9. Tahun 1482 - 1509 dipimpin oleh Daengta Karaeng Putu Dala atau disebut Punta Dolangang.
10. Tahun 1509 - 1532 dipimpin oleh Daengta Karaeng Pueya.
11. Tahun 1532 - 1560 dipimpin oleh Daengta Karaeng Dewata.
12. Tahun 1560 - 1576 dipimpin oleh I Buce Karaeng Bondeng Tuni Tambanga.
13. Tahun 1576 - 1590 dipimpin oleh I Marawang Karaeng Barrang Tumaparisika Bokona.
14. Tahun 1590 - 1620 dipimpin oleh Massakirang Daeng Mamangung Karaeng Majjombea 
      Matinroa ri Jalanjang Latenri Rua.
15. Tahun 1620 - 1652 dipimpin oleh Daengta Karaeng Bonang yang bergelar Karaeng Loeya.
16. Tahun 1652 - 1670 dipimpin oleh Daengta Karaeng Baso To Ilanga ri Tamallangnge.
17. Tahun 1670 - 1672 dipimpin oleh Mangkawani Daeng Talele.
18. Tahun 1672 - 1687 dipimpin oleh Daeng Ta Karaeng Baso (kedua kalinya).
19. Tahun 1687 - 1724 dipimpin oleh Daeng Ta Karaeng Ngalle.
20. Tahun 1724 - 1756 dipimpin oleh Daeng Ta Karaeng Manangkasi.
21. Tahun 1756 - 1787 dipimpin oleh Daeng Ta Karaeng Loka.
22. Tahun 1787 - 1825 dipimpin oleh Ibagala Daeng Mangnguluang Tunijalloka ri Kajang.
23. Tahun 1825 - 1826 dipimpin oleh La Tjalleng To Mangnguliling Karaeng Tallu 
      Dongkonga ri Bantaeng yang bergelar Karaeng Loeya ri Lembang.
24. Tahun 1826 - 1830 dipimpin oleh Daeng To Nace (Janda Permaisuri, 
      Kr. Bagala Dg. Mangnguluang Tunijalloka ri Kajang).
25. Tahun 1830 - 1850 dipimpin oleh Mappaumba Daeng To Magassing.
26. Tahun 1850 - 1860 dipimpin oleh Daeng To Pasaurang.
27. Tahun 1860 - 1866 dipimpin oleh Karaeng Basunu.
28. Tahun 1866 - 1877 dipimpin oleh Karaeng Butung.
29. Tahun 1877 - 1913 dipimpin oleh Karaeng Panawang.
30. Tahun 1913 - 1933 dipimpin oleh Karaeng Pawiloi.
31. Tahun 1933 - 1939 dipimpin oleh Karaeng Mangkala
32. Tahun 1939 - 1945 dipimpin oleh Karaeng Andi Mannapiang
33. Tahun 1945 - 1950 dipimpin oleh Karaeng Pawiloi (kedua kalinya).
34. Tahun 1950 - 1952 dipimpin oleh Karaeng Andi Mannapiang (kedua kalinya).
35. Tahun 1952 - Karaeng Massoelle (sebagai pelaksana tugas).

Share:

DAFTAR KEPALA PEMERINTAH KAB. BANTAENG

Sejak terbentuknya Kabupaten daerah Tingkat II Bantaeng berdasarkasn UU Nomor 29 Tahun 1959, Bupati Kepala Daerah Tingkat II yang pertama dilantik pada tanggal 1 Pebruari 1960. Adapun pejabat pemerintahan sejak terbentuknya Kabupaten Bantaeng hingga saat ini adalah sebagai berikut: 
1. A. Rifai Bulu (1960-1965) Aru Saleh (1965-1966) 
2. Solthan (1966-1971) H. Solthan (1971-1978) 
3. Drs. H. Darwis Wahab (1978-1988) 
4. Drs. H. Malingkai Maknun (1988-1993)
5. Drs. H. Said Saggaf (1993-1998) 
6. Drs. H. Azikin Solthan, M.Si (1998-2008)

7. Dr. Ir. Nurdin Abdullah, M.Agr (2008-sekarang)
Share:

Pengikut